Makam Mbah Bakal

Pada awalnya Padukuhan Bakalan hanya dihuni oleh dua orang yang merupakan suami istri. Dari mana asalnya kedua orang itu, sampai saat ini tidak ada yang tahu secara pasti. Saat keduanya datang, tempat di temukan itu masih berupa hutan belantara. Keduanya terus membuka tempat itu dan dijadikan tempat pemukiman yang layak dan nyaman.

Lambat laun orang yang datang terus bertambah. Siapa saja yang mengembara dan sampai di tempat itu mereka pun terus menetap dan tinggal di situ. Dalam kurun waktu beberapa tahun, tempat itu sudah ba- nyak dihuni oleh banyak orang. Mereka membuka lahan itu menjadi lahan sawah, lahan pekarangan, lahan untuk tempat tinggal dan sebagainya.

Ketika orang penghuni pertama Padukuhan Bakalan meninggal dunia. Kedua jasadnya terus di makamkan tidak jauh dari rumah tinggalnya. Oleh masyarakat terus diberi nama Mbah (Kiai) Bakal. Sebab keduanya merupakan cikal bakalnya tempat itu. Keduanya merupakan orang pertama kali yang tinggal di tempat itu. Kemudian diberi nama Padukuhan Bakal. Agar lebih mudah diingat dan diucapkan, berubah menjadi Bakalan.