

{"id":270,"date":"2022-07-29T10:23:25","date_gmt":"2022-07-29T10:23:25","guid":{"rendered":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/157"},"modified":"2022-07-29T10:23:25","modified_gmt":"2022-07-29T10:23:25","slug":"sekolah-lapang-bawang-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/2022\/07\/29\/sekolah-lapang-bawang-merah\/","title":{"rendered":"SEKOLAH LAPANG BAWANG MERAH"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Sumberadi<\/em><\/strong>, pada hari. Tanggal : kamis. 28 juli 2022 telah dilaksanakan Praktek Penanaman Bawang Merah Sekolah Lapang Budidaya tanaman bawang merah yang berlokasi di Kelompok Tani &ldquo; Manunggal&rdquo; Jumeneng Kidul Sumberadi yang bertempat di Ashari (Ketua Kelompok Tani Manunggal) dengan peserta perwakilan dari kelompok tani se Kalurahan Sumberadi. Acara tersebut dilaksanakan dengan 7 kali pertemuan. Lurah Sumberadi (Drs. Hadi Sunyoto) menyampaikaan &nbsp;dengan Sekolah Lapang Bawang Merah ini &#8221; semoga budidaya bawang merah di Sumberadi ini dapat menjadikan petani sumberadi bisa membudidayakan bawang merah ini sehingga dapat berbuah banyak dan dapat menghasilkan pemdapatan yang baik &#8221; &nbsp;Narasumber pertama Turisno (Tempel)<\/p>\n<p>Menerangkan bahwa jika bibit bawang merah kurang dermasi bibit harus di potong seper3 bibit agar cepat merangsang pertumbuhan tunas dan peranakan umbi. Masa dermasi bibit harus leboh 2 bulan atau 2.5 bulan agar baik saat di panen. Jika bibit mau di tanam sebaiknya di rompis lalu diberi abugosok lalu diangin2kan semalaman agar menghilangkan getah bawang merah.<\/p>\n<p>Narasumber kedua Janu riyanto (Sleman) menyampaikan bahwa bawang merah lebih suka tumbuh di tanah gembur yang kaya nutrisi dan cukup lembap dengan baik.<\/p>\n<ul>\n<li>Jika tanah sangat berpasir, pertimbangkan untuk mengganti dengan kompos dan media tumbuh serat sabut kelapa agar menambah nutrisi dan meningkatkan retensi air.<\/li>\n<li>Jika tanah padat, pertimbangkan untuk mengubahnya dengan kompos dan media tumbuh serat sabut kelapa untuk menambah nutrisi dan memecah tanah sehingga memungkinkan distribusi air lebih merata.<\/li>\n<\/ul>\n<p>bawang merah tumbuh di dekat permukaan tanah dan memiliki sistem akar yang dangkal. Jika ingin disingkirkan, keluarkan mulsa hati-hati saat tanah cukup hangat.<\/p>\n<ul>\n<li>Beri ruang setiap lubang tanam setidaknya 10-15 cm, dalam baris yang terpisah sejauh 30 cm.<\/li>\n<li>Pastikan umbi bawang merah ditanam dengan ujung akar mengarah ke bawah dan ujung bawangnya mengarah ke atas.<\/li>\n<li>Tanam umbi cukup dalam, namun bagian atasnya masih terlihat.<\/li>\n<li>Sirami dengan rutin setelah ditanam. Hindari membiarkan bawang merah mengering, tapi jangan terlalu banyak air.<\/li>\n<li>Di musim hujan, bawang merah bisa menarik perhatian burung-burung tertentu. Tutup kembali semua umbi bawang merah yang terlalu terbuka, dan pertimbangkan menggunakan kelambu.<\/li>\n<li>Pertimbangkan juga menanam bawang merah di bedeng untuk mendapatkan hasil panen maksimal.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bawang merah yang ditanam saat cuaca terik membutuhkan lapisan mulsa. Mulsa merupakan material penutup untuk menjaga kelembapan tanah serta menghindari&nbsp;pertumbuhan gulma&nbsp;dan penyakit.<\/p>\n<p>Sedangkan PPL Pertanian ( Saraswati ) menyampaikan,<\/p>\n<p>Bawang merah merupakan komoditas hortikultura berumur pendek dan mempunyai nilai komersial tinggi resiko tinggi. Tanaman bawang merah merupakan tanaman hortikultura yang sudah sejak lama di dibudidayakan oleh petani secara intensif. Komoditas unggulan pertanian ini memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi di suatu wilayah. Meskipun saat ini banyak petani bawang merah, namun dalam proses budidayanya masih ditemui berbagai kendala terutama dari segi teknis budidaya. Oleh sebab itu penggunaan benih bermutu, &nbsp;varietas bawang merah yang mempunyai sifat-sifat unggul, &nbsp;pengendalian hama penyakit terpadu yang ramah lingkungan dan &nbsp;pengelolaan hara (pemupukan tepat waktu dan tepat jumlah<\/p>\n<p>Syarat Tumbuh<\/p>\n<ul>\n<li>Kesesuaian agroklimat<\/li>\n<li>Cahaya matahari minimum 70%,<\/li>\n<li>Suhu udara 25-320C,<\/li>\n<li>Kelembaban nisbi 50-70%.<\/li>\n<li>Struktur tanah remah, tekstur sedang sampai tinggi, drainase&nbsp; dan aerasi yang &nbsp;&nbsp;baik, mengandung bahan organik yang cukup, dan pH&nbsp; tanah netral (5,6&ndash; 6,5)<\/li>\n<li>Jenis tanah: tanah Aluvial atau kombinasinya dengan tanah Glei-Humus atau Latosol Sumber air tersedia<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumberadi, pada hari. Tanggal : kamis. 28 juli 2022 telah dilaksanakan Praktek Penanaman Bawang Merah Sekolah Lapang Budidaya tanaman bawang merah yang berlokasi di Kelompok Tani &ldquo; Manunggal&rdquo; Jumeneng Kidul Sumberadi yang bertempat di Ashari (Ketua Kelompok Tani Manunggal) dengan peserta perwakilan dari kelompok tani se Kalurahan Sumberadi. Acara tersebut dilaksanakan dengan 7 kali pertemuan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":43,"featured_media":271,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-270","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/43"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=270"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberadisid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}