Seni Tari PUTRI KEDATON Dusun Gabahan
A. Pelaku seni merupakan warga lingkungan
B. Fungsi Seni
Seni tari tradisional memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan masyarakat. Tari ini menjadi sarana untuk melestarikan nilai, cerita, dan adat istiadat yang diwariskan turun-temurun. Melalui gerak, kostum, serta iringan musiknya, tari tradisional memperkenalkan identitas budaya suatu daerah dan menjaga ingatan kolektif masyarakat
tentang sejarah serta tradisi leluhur. Selain itu, tari tradisional juga berfungsi sebagai media hiburan yang menampilkan keindahan gerak dan kekompakan para penarinya. Dalam konteks sosial, tari ini membantu mempererat hubungan antarwarga karena sering ditampilkan pada upacara adat, festival, dan kegiatan
kemasyarakatan lainnya. Fungsi lain yang tidak kalah penting adalah sebagai sarana pendidikan, karena lewat cerita dan simbol-simbol di dalamnya terkandung nilai moral yang dapat dijadikan pedoman hidup.
C. Peralatan yang digunakan
● Busana Tari
Kostum khas daerah yang menjadi ciri identitas tarinya, seperti kebaya, kain jarik, sinjang, selendang, atau busana adat lainnya sesuai karakter tarian.
● Aksesoris / Properti Penunjang
Properti digunakan untuk memperkuat makna gerak, misalnya:
o Selendang atau sampur
o Payung
o Kipas
o Topeng
o Keris atau tombak kayu (untuk tari bertema keprajuritan)
o Piring, lilin, atau properti lain sesuai kebutuhan tari
● Rias Wajah (Make-Up Tradisional)
Digunakan untuk mempertegas ekspresi, karakter, dan identitas tokoh atau gaya tari tertentu.
● Alat Musik Pengiring
Iringan musik sangat penting dalam tari tradisional. Biasanya menggunakan:
o Gamelan
o Kendang
o Gong
o Bonang
o Saron
o Atau alat musik daerah lainnya sesuai tarian
● Panggung atau Ruang Pertunjukan
Bisa berupa panggung terbuka, balai dusun, atau area tari yang dipersiapkan khusus agar gerak penari dapat terlihat jelas.
D. Genre
Tari Klasik → biasanya berasal dari lingkungan keraton, geraknya halus, penuh aturan, dan sarat makna (contoh: tari keraton).
Tari Rakyat → berkembang di masyarakat umum, geraknya lebih bebas dan menggambarkan kehidupan sehari-hari (contoh: tari-tari daerah di kampung atau desa).
E. Deskripsi Seni
Seni tari PUTRI KEDATON adalah bentuk tari yang berkembang dari adat, kebiasaan, dan kehidupan masyarakat suatu daerah. Tarian ini diwariskan secara turun-temurun dan biasanya menggambarkan keindahan gerak, nilai-nilai budaya, serta cerita yang hidup dalam masyarakat. Setiap tarian memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari busana, iringan musik, hingga pola geraknya, sehingga mencerminkan identitas daerah asalnya. Selain menjadi
sarana hiburan, tari tradisional juga berfungsi menjaga warisan budaya, menyampaikan pesan moral, dan mempererat kebersamaan dalam berbagai acara adat atau perayaan.
F. Fungsi dan Makna Seni
Seni tari PUTRI KEDATON berfungsi untuk melestarikan budaya, menjadi hiburan, menyampaikan pesan moral, dan mempererat kebersamaan, sementara maknanya tampak dalam cara tarian menggambarkan kehidupan masyarakat, menjadi ungkapan syukur, serta menegaskan jati diri budaya suatu daerah.