Seni Karawitan di Dusun Warak Lor

A. Pelaku seni

1. Pak. Rinto
2. Pak Giman
3. Pak Budi
4. Pak Suyat
5. Para Pemuda Warak Lor

B. Fungsi Seni
Fungsi seni karawitan adalah sebagai sarana hiburan, pendidikan, upacara, dan pelestarian budaya. Dalam kehidupan masyarakat, seni karawitan berfungsi untuk mengiringi berbagai kegiatan, seperti upacara adat, pertunjukan seni, dan acara keagamaan. Melalui alunan gamelan dan tembang yang harmonis, karawitan mampu memberikan ketenangan batin dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Selain itu, karawitan juga berperan sebagai media pendidikan budaya, karena melalui kegiatan ini generasi muda dapat belajar tentang tata krama, kerja sama, dan filosofi hidup masyarakat Jawa. Dengan demikian, seni karawitan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga memiliki makna yang mendalam dalam menjaga dan mewariskan tradisi budaya kepada generasi berikutnya.

C. Peralatan yang digunakan

Gamelan:
1. Bonang
2. Kendang
3. Gong
4. Ketut
5. Saron
6. Demung
7. Bonang
8. Kempul
9. Kenong

E. Gendre pada Seni Karawitan Patmo Laras ini adalah seni music tradisional.

F. Deskripsi Seni
Sejarah Seni Karawitan Patmo Laras: Patmo Laras didirikan oleh Bapak Surahman Rinto Atmojo pada tahun 2015
sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda di Padukuhan Warak Lor. Awalnya, ide pembentukan kelompok ini muncul karena keprihatinan terhadap para pemuda yang sering menghabiskan waktu dengan kegiatan kurang
bermanfaat. Melalui inisiatif beliau, dibentuklah sebuah wadah seni karawitan yang dapat menjadi sarana penyaluran bakat dan kegiatan positif bagi para pemuda. Untuk mewujudkan hal tersebut, masyarakat setempat bergotong royong dalam pengadaan peralatan gamelan yang dibutuhkan. Proses pengumpulan dana dilakukan secara swadaya dengan semangat kebersamaan dan juga mendapatkan dukungan dari beberapa pihak yang bersedia menjadi sponsor. Berkat kerja sama dan semangat gotong royong tersebut, terbentuklah kelompok karawitan Patmo Laras yang hingga kini menjadi kebanggaan masyarakat Padukuhan Warak Lor.
Dengan Susunan Kepengurusan:
1. Ketua: Bapak Surahman Rinto Atmojo
2. Sekretaris: Bapak Giman
3. Bendahara: Bapak Budi

G. Fungsi dan Makna Seni
Fungsi dan makna seni karawitan Patmo Laras di Padukuhan Warak Lor sangat penting bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat. Secara fungsi, karawitan Patmo Laras berperan sebagai sarana hiburan, pendidikan, serta pelestarian budaya tradisional Jawa. Melalui kegiatan karawitan, masyarakat terutama para pemuda didorong untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan seni gamelan sebagai warisan leluhur. Selain itu, karawitan ini juga berfungsi sebagai media kebersamaan dan gotong royong, karena setiap kegiatan latihan maupun pementasan melibatkan partisipasi aktif dari warga desa.
Dari segi makna, seni karawitan Patmo Laras mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa, seperti kerukunan, keselarasan, dan rasa hormat terhadap tradisi. Musik gamelan yang dimainkan secara harmonis menggambarkan pentingnya keseimbangan dan kerja sama antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat. Bagi masyarakat Padukuhan Warak Lor, keberadaan Patmo Laras bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol identitas budaya dan kebanggaan lokal yang memperkuat jati diri serta mempererat hubungan antarwarga.