Seni Pertunjukan Religi Hadroh di Dusun Konteng
A. Pelaku seni
Seni Pertunjukan Religi Hadroh dilakukan oleh sekelompok warga Konteng, mayoritas ibu-ibu namun ada juga bapak-bapak yang mengikuti
B. Fungsi Seni
Seni pertunjukan religi hadroh memiliki fungsi utama dalam bidang keagamaan. Hadroh digunakan sebagai media dakwah dan ibadah melalui lantunan sholawat serta puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Seni ini tidak hanya menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah, tetapi juga mempererat ukhuwah atau persaudaraan di antara umat Islam melalui kegiatan keagamaan seperti maulid, tahlilan, dan pengajian. Selain sebagai sarana religi, hadroh juga mengandung fungsi sosial dan pendidikan moral, karena mengajarkan nilai-nilai akhlak mulia, kedamaian, dan ketaatan beragama. Dalam pelaksanaannya, hadroh juga memberikan hiburan yang bersifat religius, sehingga dapat dinikmati dengan tetap menjaga nilai spiritual.
C. Peralatan yang digunakan
Seni hadroh menggunakan alat musik yang khas serta perlengkapan yang mendukung kekhidmatan dalam penampilan. Peralatan yang digunakan antara lain:
a. Rebana / Hadroh: alat musik utama berupa gendang kecil yang dipukul untuk menghasilkan irama sholawat.
b. Bass hadroh: rebana besar dengan suara rendah yang memperkuat ritme.
c. Tamborin / Keprak: alat musik tambahan untuk memperkaya pola ketukan.
d. Mikrofon dan sound system: digunakan agar suara sholawat dan musik terdengar jelas bagi jamaah.
e. Busana seragam: biasanya berupa baju koko, sorban, dan peci atau gamis untuk
menampilkan keseragaman dan nuansa religius.
f. Buku sholawat atau teks lirik: sebagai panduan dalam melantunkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
D. Gendre
Seni music/lagu : tradisional, pop, dangdut, dan jazz
E. Deskripsi Seni
Seni hadroh adalah kesenian religi Islam yang berupa pertunjukan musik rebana disertai lantunan sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Biasanya, pertunjukan hadroh dibawakan oleh sekelompok orang (jamaah) yang duduk berbaris sambil menabuh rebana dengan irama serempak dan menyanyikan syair bernuansa keislaman.
Selain berfungsi sebagai hiburan rohani, hadroh juga menjadi media dakwah yang menanamkan nilai-nilai keimanan, kecintaan kepada Rasul, dan kebersamaan antarumat. Penampilan hadroh sering dijumpai dalam kegiatan keagamaan seperti maulid nabi, tahlilan, pernikahan islami, atau pengajian umum. Dengan harmoni suara dan irama yang lembut, seni hadroh menghadirkan suasana religius dan damai di tengah masyarakat.