Bahasa di Dusun Kring 14
Bahasa di Dusun Kring 14 antara lain:
1. Bahasa Jawa
a. Ngoko (kasar/biasa)
b. Krama (halus)
c. Krama Inggil (terhalus)
2. Bahasa Indonesia
3. Bahasa Inggris
1. Dialek yang digunakan
Dialek Yogya, sebagai standar dialek yang digunakan secara umum. Ciri khasnya
meliputi penggunaan sapaan seperti “monggo” dan “nggih”. Sering menyingkat kata
atau menambahkan kata agar terdengar nyaman dan “mantap” didengar, contohnya
kata “jan” atau “wo”. Di kalangan muda, selain menggunakan Bahasa Jawa standar
juga punya gaya Bahasa khas yang disebut Bahasa Walikan Jogja.
2. Aksara yang digunakan
Aksara Jawa digunakan untuk penulisan papan nama, pamphlet, spanduk dan
desain-desain tertentu. Penggunaan aksara Jawa bertujuan untuk memberikan
nuansa khas budaya yang kuat, juga mempemudah masyarakat untuk mengenal dan
memahami aksara Jawa. Aksara Jawa diajarkan di sekolah sebagai bagian dari
kurikulum lokal, meskipun dalam kehidupan sehari-hari cenderung lebih terbatas
dibandingkan sebelumnya.
3. Pengguna Bahasa
Bahasa yang digunakan adalah perpaduan Bahasa Jawa dialek Yogya sebagai
Bahasa daerah dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi, dengan tren
pergeseran kea rah bahasa Indonesia dalam komunikasi keluarga. Fenomena ini
dipengaruhi oleh beberapa factor seperti tingkat pendidikan, pemilihan bahasa
dianggap lebih lugas, dan sikap keluarga terhadap bahasa. Penggunaan bahasa
Inggris di masyarakat umumnya bersifat situasional seperti ketika pengoperasian
smartphone dan komputer.